Pelatihan dan Edukasi Pengolahan Rumput Laut Menjadi Produk Bernilai Tambah bagi Masyarakat
Keywords:
training, education, latoh seaweed, value-added products, community entrepreneurshipAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah rumput laut latoh (Caulerpa sp.) menjadi produk bernilai tambah berupa sirup rumput laut (SIRULA). Kegiatan dilaksanakan di Kota Makassar dengan melibatkan 15 peserta yang terdiri atas masyarakat mitra dan mahasiswa. Metode yang digunakan berupa pelatihan dan edukasi melalui pendekatan learning by doing yang meliputi penyampaian materi, demonstrasi pembuatan produk, praktik langsung, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Materi yang diberikan mencakup manfaat rumput laut sebagai pangan fungsional, teknik pengolahan produk, keamanan pangan, pengemasan, dan dasar kewirausahaan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terkait manfaat dan pengolahan rumput laut dari 40% menjadi 85%. Selain itu, minat peserta untuk mengembangkan usaha berbasis rumput laut meningkat dari 50% menjadi 90%. Produk SIRULA yang dihasilkan memperoleh respons positif dari peserta terutama pada aspek rasa dan manfaat kesehatan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan dan edukasi berbasis praktik efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat serta mendorong pengembangan usaha berbasis sumber daya lokal yang berkelanjutan. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa pengolahan Caulerpa sp. memiliki potensi sebagai pangan fungsional bernilai ekonomi tinggi
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Sinergi Pengabdian Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.