Pelatihan Standarisasi Profil Rosting Biji Kopi Kelompok Tani Sarroanging Desa Sapayya, Gowa
Keywords:
Roasting kopi, Profil roasting, Kalibrasi, First Crack, Kualitasi kopiAbstract
Kegiatan pelatihan dan kalibrasi roasting kopi bertujuan meningkatkan kemampuan mitra dalam mengoperasikan roaster serta menetapkan profil roasting yang sesuai dengan karakteristik alat dan kondisi lingkungan. Proses kalibrasi dilakukan melalui pengamatan tahapan roasting yang meliputi preheating, charge, drying, Maillard, first crack, development, drop, dan cooling, dengan membandingkan parameter teoritis dan hasil praktik. Hasil pengujian menunjukkan adanya perbedaan waktu dan suhu antara profil teoritis dan kondisi aktual. Keterbatasan isolasi chamber, daya pemanasan kompor yang belum mampu mencapai suhu teoritis hingga 220°C, serta kondisi lingkungan terbuka dengan angin kencang menyebabkan kehilangan panas dan memperpanjang waktu roasting. Tiga kali uji coba menghasilkan profil Medium Roast selama 40 menit, Light Roast selama 55 menit, dan Medium Roast selama 50 menit, yang menunjukkan bahwa profil roasting belum sepenuhnya konsisten. Berdasarkan hasil kalibrasi, penentuan fase roasting tidak dapat hanya mengacu pada waktu dan suhu, tetapi perlu mempertimbangkan perubahan warna biji, aroma, suara first crack, dan karakteristik fisik biji sebagai indikator perkembangan roasting. Proses roasting juga direkomendasikan dilakukan pada ruang tertutup atau area terlindung dari angin untuk meningkatkan kestabilan suhu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kalibrasi berbasis kondisi aktual alat dan pengamatan karakteristik biji menjadi langkah penting dalam penyusunan standar operasional roasting yang konsisten.
Downloads
References
Arimurti, S., Triyana, A., & Suyitno, I. (2019). Portable electronic nose for discrimination of Indonesian Robusta coffee aroma with varied roasting temperature correlated with gas chromatography mass spectrometry. Indonesian Journal of Applied Physics, 9(2). https://doi.org/10.13057/IJAP.V9I02.18622.
Azzahro, F., Astuti, R., & Santoso, M. (2024). Evaluation of coffee supply chain performance using value chain analysis and fishbone diagram (Case study on coffee farmers in East Java). Costing, 7(5). https://doi.org/10.31539/costing.v7i5.11277.
Fiba, M., Wijaya, R., & Hartono, S. (2025). Analysis and strategy of strengthening green economy through the value chain concept to support downstreaming of coffee farming in East Java. East Java Economic Journal, 9(2). https://doi.org/10.53572/ejavec.v9i2.169
Hartatri, D. F. S., Ariningsih, E., & Supriatna, A. (2021). Livelihood strategies of smallholder coffee farmers: Case study in Simalungun, North Sumatera. *E3S Web of Conferences, 306*, 02051. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202130602051
Ihsan, N., et al. (2025). Enhancing electronic nose performance for differentiating civet and non-civet roasted bean coffee using polynomial feature extraction methods. Flavour and Fragrance Journal. https://doi.org/10.1002/ffj.3826.
Kombo, K. O., et al. (2024). Enhancing classification rate of electronic nose system and piecewise feature extraction method to classify black tea with superior quality. *Scientific African, 24*, e02153. https://doi.org/10.1016/j.sciaf.2024.e02153.
Lelono, D., et.al (2022). Classification of the coffee roasting level based on electronic nose. In 2022 8th International Conference on Science and Technology (ICST) (pp. 1–6). IEEE. https://doi.org/10.1109/ICST56971.2022.10136263.
Majid, N. N., Rahman, A., & Hidayat, S. (2024). Karakteristik mutu biji kopi Robusta (Coffea canephora) Dulamayo dengan berbagai metode pengolahan. Jambura Journal of Food Technology, 6(2). https://doi.org/10.37905/jjft.v6i2.27482.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Sains

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


