Penguatan Kapasitas Guru dalam Pengembangan Instrumen Asesmen Berbasis Taksonomi Solo untuk Mendukung Pembelajaran Deep Learning di MAN 1 Bone

Authors

  • Abdul Haris Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Makassar Author
  • Laode Manarfah Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Makassar Author
  • Usman Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Makassar Author
  • Agus Susanto Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Makassar Author
  • Ahmad Yani Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Makassar Author

Keywords:

asesmen pembelajaran, Taksonomi SOLO, kapasitas guru, deep learning, pengabdian kepada masyarakat

Abstract

Asesmen pembelajaran tidak hanya berfungsi untuk memperoleh nilai akhir peserta didik, tetapi juga perlu memberikan informasi mengenai kualitas dan kedalaman pemahaman yang telah dibangun. Hasil identifikasi awal pada mitra menunjukkan bahwa praktik asesmen guru masih cenderung berorientasi pada penguasaan informasi faktual dan prosedural, sementara penggunaan kerangka yang secara sistematis memetakan kualitas pemahaman siswa belum optimal. Taksonomi Structure of the Observed Learning Outcome (SOLO) dapat digunakan sebagai kerangka untuk mengidentifikasi perkembangan kompleksitas pemahaman siswa mulai dari prestructural, unistructural, multistructural, relational, hingga extended abstract. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas guru MAN 1 Bone dalam memahami dan mengembangkan instrumen asesmen berbasis Taksonomi SOLO sebagai pendukung pembelajaran berorientasi pemahaman mendalam. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif-kolaboratif berbasis kebutuhan melalui tahapan koordinasi, pelatihan, praktik pengembangan instrumen, diskusi, studi kasus, peer review, dan pendampingan. Sebanyak 29 guru terlibat dalam pengisian instrumen identifikasi awal dan evaluasi kegiatan. Hasil menunjukkan bahwa 19 guru (65,5%) belum pernah mempelajari Taksonomi SOLO, sedangkan 8 guru (27,6%) pernah mendengarnya tetapi belum memahami konsepnya secara memadai. Dalam praktik penyusunan soal uraian yang mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi, sebagian besar guru berada pada kategori kadang-kadang (55,2%). Hasil pengukuran pengetahuan awal mengenai asesmen berbasis SOLO menunjukkan nilai rata-rata 62,9%, dengan median 71% dan rentang skor 21%-100%. Pelatihan menghasilkan pengalaman praktik dalam mengidentifikasi level SOLO, menghubungkan tujuan pembelajaran dengan karakteristik asesmen, serta menyusun draf instrumen asesmen berbasis SOLO. Dengan demikian, kegiatan pengabdian menghasilkan penguatan pemahaman dan pengalaman praktik guru dalam menerapkan Taksonomi SOLO pada pengembangan asesmen, serta menghasilkan draf instrumen asesmen yang dapat digunakan sebagai perangkat untuk mendukung pembelajaran yang berorientasi pada pemahaman mendalam.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adnan, M., Habib, A., Ashraf, J., Mussadiq, S., Raza, A., Abid, M., et al. (2021). Predicting at-risk students at different percentages of course length for early intervention using machine learning models. IEEE Access, 9, 7519–7539. https://doi.org/10.1109/ACCESS.2021.3049446

Amemasor, S. K., Oppong, S. O., Ghansah, B., Benuwa, B. B., & Essel, D. (2025). A systematic review on the impact of teacher professional development on digital instructional integration and teaching practices. Frontiers in Education. https://doi.org/10.3389/feduc.2025.1541031

Chang, C. C., & Hwang, G. J. (2024). ChatGPT-facilitated professional development: Evidence from professional trainers’ learning achievements, self-worth, and self-confidence. Interactive Learning Environments, 33, 883–900. https://doi.org/10.1080/10494820.2024.2362798

Durnalı, M., & Gökbulut, B. (2025). Empowering masters of creative problem solvers: The impact of STEM professional development training on teachers’ attitudes, self-efficacy, and problem-solving skills. Journal of Intelligence, 13. https://doi.org/10.3390/jintelligence13100132

Fan, T., Song, J., & Guan, Z. (2021). Integrating diagnostic assessment into curriculum: A theoretical framework and teaching practices. Language Testing in Asia, 11, 1–23. https://doi.org/10.1186/s40468-020-00117-y

Haris, A., Hasyim, M., Ma’ruf, Halim, A. D., Mahir, & Ramadhan, I. (2025). The effectiveness of dynamic problem-solving strategy and innovative assessment tools to improve students’ higher-order thinking skills. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 14(1). https://doi.org/10.15294/jpii.v14i1.21433

Hasyim, M., Haris, A., Ma’ruf, Halim, A. D., Mahir, & Ramadhan, I. (2025). The impact of physics co-curricular activities based on the local wisdom of the Makassar tribe on students’ scientific measurement skills. Proceeding of International Conference on Digital, Social, and Science, 2(1). https://doi.org/10.62201/9016ap51

Hernández-Campos, M., Gonzalez-Torres, A., & García-Peñalvo, F. (2025). Learning outcomes evaluation through learning analytics systems in higher education: A systematic literature review. SAGE Open, 15. https://doi.org/10.1177/21582440251347374

Lu, K., Pang, F., & Shadiev, R. (2021). Understanding the mediating effect of learning approach between learning factors and higher order thinking skills in collaborative inquiry-based learning. Educational Technology Research and Development, 69, 2475–2492. https://doi.org/10.1007/s11423-021-10025-4

Moore, N., Coldwell, M., & Perry, E. (2021). Exploring the role of curriculum materials in teacher professional development. Professional Development in Education, 47, 331–347. https://doi.org/10.1080/19415257.2021.1879230

Morris, R., Perry, T., & Wardle, L. (2021). Formative assessment and feedback for learning in higher education: A systematic review. Review of Education, 9, e3292. https://doi.org/10.1002/rev3.3292

Rooney-Varga, J., Kapmeier, F., Henderson, C., & Ford, D. N. (2024). Propagation to scale up educational innovations in sustainability. Nature Sustainability, 7-prof. https://doi.org/10.1038/s41893-024-01446-z

Salo, P., Francisco, S., & Olin, A. (2024). Understanding professional learning in and for practice. Professional Development in Education, 50, 444–459. https://doi.org/10.1080/19415257.2024.2311108

Sen, N., & Yıldız Durak, H. (2022). Examining the relationships between English teachers’ lifelong learning tendencies with professional competencies and technology integrating self-efficacy. Education and Information Technologies, 27, 5953–5988. https://doi.org/10.1007/s10639-021-10867-8

Tian, P., Fan, Y., Sun, D., & Li, Y. (2024). Evaluating students’ computation skills in learning amount of substance based on SOLO taxonomy in secondary schools. International Journal of Science Education, 46, 1578–1600. https://doi.org/10.1080/09500693.2023.2291691

You, H., Park, S., Hong, M., & Warren, A. (2024). Unveiling effectiveness: A meta-analysis of professional development programs in science education. Journal of Research in Science Teaching. https://doi.org/10.1002/tea.21985

Zafeer, H. M. I., Li, Y., & Maqbool, S. (2023). An approach to progress learning outcomes: International graduate students’ engagement in reflective practice and reflective journal writing during pandemic. Sustainability, 15, 1898. https://doi.org/10.3390/su15031898

Downloads

Published

2026-08-30

How to Cite

Haris, A., Manarfah, L., Usman, Susanto, A., & Ahmad Yani. (2026). Penguatan Kapasitas Guru dalam Pengembangan Instrumen Asesmen Berbasis Taksonomi Solo untuk Mendukung Pembelajaran Deep Learning di MAN 1 Bone. Jurnal Pengabdian Sains, 2(1), 31-43. https://journal.sciehum.com/index.php/jps/article/view/48